Kondisi ini terjadi sebab saat hamil tubuh melepas hormon estrogen dan progesteron. Selain tersebut ada pun prolaktin, hormon yang merangsang produksi ASI. Perubahan ini menjadi tanda tubuh ibu hamil sedang mempersiapkan diri guna proses menyusui.
Tahapan Perubahan Bentuk Payudara Ibu Hamil
Berikut evolusi yang barangkali terjadi pada payudara ibu hamil:
Perubahan pada trimester kesatu kehamilan (minggu ke-1 sampai akhir minggu ke-12)
Perubahan hormon pada trimester kesatu kehamilan menciptakan aliran darah bertambah dan mengolah jaringan pada payudara. Hasilnya barangkali payudara Anda bakal terasa nyeri, geli, bengkak, dan sensitif andai disentuh. Rasa itu sama seperti situasi payudara sebelum menstruasi (sindrom pra menstruasi) yang terjadi pada sejumlah wanita. Kondisi tersebut seringkali mulai terasa selama empat sampai enam minggu umur kehamilan dan bertahan sekitar trimester kesatu kehamilan.
Payudara pun bakal mulai tampak membesar. Pada umumnya, ukuran payudara membesar satu sampai dua cup, terutama andai ini ialah kehamilan kesatu Anda. Garis-garis stretch mark dan rasa gatal pada payudara akan hadir seiring melebarnya kulit. Kondisi itu biasa terjadi selama enam sampai delapan minggu umur kehamilan.
Perubahan pada trimester kedua kehamilan (minggu ke-13 sampai ke-26)
Pada trimester kedua kehamilan, payudara akan meningkat besar dan berat. Perubahan tersebut menciptakan pembuluh darah yang sedang di bawah kulit menjadi terlihat lebih jelas. Warna puting dan area di dekat puting pulang menjadi lebih gelap dan melebar. kita mungkin pun akan mendapati benjolan-benjolan kecil di dekat puting.
Sekitar minggu ke-14 sampai 26 kehamilan, tidak boleh kaget andai melihat terdapat cairan berwarna kekuning-kuningan terbit dari puting Anda. Cairan sarat nutrisi tersebut disebut cairan kolostrum, yakni cairan yang didapatkan oleh payudara sebagai tanda tubuh sedang bersiap-siap untuk menyerahkan ASI.
Perubahan pada trimester ketiga kehamilan (minggu ke-27 sampai akhir kehamilan)
Pada trimester ketiga kehamilan, khususnya di minggu-minggu terakhir, puting dan payudara terus membesar seiring bertambahnya produksi ASI.
Tidak seluruh ibu hamil merasakan perubahan demi evolusi seperti situasi di atas. Perubahan payudara ibu hamil bervariasi tergantung pribadi masing-masing. Sebagai contoh, ada perempuan yang menerbitkan cairan kolostrum dari putingnya tetapi ada pula yang tidak.
Tips Mengatasi Rasa Tidak Nyaman pada Payudara Ibu Hamil
Ketidaknyamanan tersebut dapat diatasi dengan menggunakan bra yang tepat. Saat hamil, Anda telah tidak dapat memakai bra yang biasa kita kenakan keseharian seiring meningkat besarnya ukuran payudara. Oleh sebab itu, urgen untuk memilih bra yang dapat menopang payudara kita dengan baik dan nyaman.
Berikut kriteria bra yang tepat guna ibu hamil:
Pastikan bra yang kita kenakan tidak terlampau ketat atau longgar namun. tetap dapat menopang payudara Anda.
Pilih bra yang tercipta dari bahan katun atau serat alami. Bahan katun atau bahan serat alami dapat menyejukkan sekaligus melancarkan sirkulasi udara sampai-sampai kulit payudara dapat bernapas.
Jika Anda hendak berolahraga, pakai bra eksklusif yang dapat menopang payudara kita secara pas.
Anda dapat membeli bra baru dengan ukuran yang lebih banyak seiring membesarnya payudara.
Kenakan bra tidak jarang kali pada pagi, siang bahkan ketika Anda istirahat guna meminimalisir ketidaknyamanan. Khusus bra yang digunakan saat tidur, pilih bra berbahan katun lembut yang tidak memberi batas ruang gerak payudara.
Anda juga dapat menaruh saputangan katun atau kain kasa ke dalam masing-masing cup bra guna menyerap cairan kolostrum yang terbit dari puting. Ganti saputangan atau kain kasa secara teratur untuk menangkal iritasi kulit.
Hindari mencuci payudara dengan sabun atau produk keras sebab zat yang terdapat di dalamnya dapat membuat kulit kering. Cukup pakai air hangat untuk mencuci payudara ibu hamil.

Comments
Post a Comment