
Awas Penderita Obesitas Mengancam Kalangan Muda Dijaman Sekarang
Informasi dari survai dikeluarkan oleh badan kesehatan dunia WHO jika ada perubahan fisik kesehatan pada orang di Asia Tenggara, khususnya dalam hal malnutrisi atau bahkan obesitas. Data ini mengarah angka yang menggembirakan dimana penderita kurang gizi menurun dengan cepat. Tetapi diiringi dengan peningkatan angka penderita obesitas yang cenderung meningkat dengan tajam.
Pakar WHO dr. Poonam Khetrapal Singh, Memberi info tentang negara di Asia Tenggara sendiri ada 60 juta anak dengan usia balita yang tumbuh dengan tinggi yang kurang dari standar tinggi badan potensial atau yang disebut dengan stunted. Tak hanya itu, ada 8,9 juta anak yang mengalami masalah obesitas. 23 hingga 28 persen remaja wanita cenderung bertubuh sangat kurus dan 3 hingga 25 persen lainnya justru mengalami obesitas. Sementara itu, penderita obesitas pada wanita dewasa ada sekitar 18 hingga 30 persen dari total populasi.
jika WHO akan memberantas masalah malnutrisi dan obesitas bisa segera diselesaikan dalam tahun 2030 nantinya. WHO pun memberi wanti-wanti harus ada peran serta dari pemerintah Negara Asia Tenggara dan semua lapisan masyarakat untuk semakin menjaga pola makan dan gaya hidup yang kuat dan sehat. Sekalipun, dari pihak swasta yang juga harus andil dalam memproduksi banyak makanan yang sehat tanpa efek samping yang berbahaya untuk kesehatan umat manusia yang akan datang
Para petinggi negara khususnya menteri kesehatan dari beberapa Negara di kawasan asia khususnya Indonesia, India, Korea Utara, Bangladesh, Bhutan, Myanmar, Maladewa, Srilanka, Nepal, Thailand, dan juga timor Leste. Disarankan, masalah malnutrisi dan obesitas pada kawasan ini bisa segera ditangani dengan cepat di masa yang akan datang.
doktersehat.com
Comments
Post a Comment